Metro, 9 Februari 2026 — Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung menerima kunjungan studi banding dan kunjungan edukatif dari Yayasan Nurul Hakim Madani Pondok Pesantren Baitul Qur’an Madani Metro, Senin (9/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan antara pesantren dan perguruan tinggi dalam rangka pengembangan pendidikan Islam yang berkelanjutan.
Kunjungan tersebut dihadiri oleh Dekan FUAD, para Wakil Dekan I, II, dan III, Kepala Bagian Tata Usaha, para Ketua Program Studi (Kaprodi), Sekretaris Program Studi (Sekprodi) di lingkungan FUAD, serta delapan orang santri Pondok Pesantren Baitul Qur’an Madani Metro.
Rombongan pesantren disambut secara resmi oleh jajaran pimpinan FUAD. Dalam sambutannya, perwakilan Pondok Pesantren Baitul Qur’an Madani Metro, Ustadz Rahmad Abi Nurohman, S.Pd., menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada santri mengenai dunia perguruan tinggi, sekaligus membuka peluang kerja sama antara pesantren dan kampus.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi langkah awal terjalinnya kerja sama dalam bidang pendidikan, pembinaan santri, serta pengembangan keilmuan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa santri perlu dikenalkan lebih dekat dengan lingkungan akademik agar memiliki gambaran yang utuh tentang pilihan studi lanjutan. Menurutnya, sinergi antara pesantren dan perguruan tinggi sangat penting dalam mencetak generasi yang religius, berwawasan luas, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Sementara itu, Dekan FUAD UIN Jurai Siwo Lampung, Dr. Albarra Sarbaini, M.Pd., menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan kesiapan FUAD untuk menjadi mitra strategis pesantren. Ia menegaskan bahwa FUAD memiliki komitmen kuat dalam menjaga mutu akademik, didukung oleh dosen yang kompeten serta sarana dan prasarana pembelajaran yang representatif.
“FUAD terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan, baik dari sisi akademik maupun fasilitas pendukung, sehingga mampu memberikan lingkungan belajar yang kondusif bagi mahasiswa,” tuturnya.
Dalam sesi dialog, para santri menunjukkan minat yang besar untuk melanjutkan studi di FUAD. Ketertarikan tersebut muncul setelah mendapatkan gambaran langsung mengenai mutu pendidikan, fasilitas perkuliahan, serta atmosfer akademik yang ada di FUAD UIN Jurai Siwo Lampung.
Kegiatan ini juga diisi dengan pemaparan dari masing-masing Ketua dan Sekretaris Program Studi yang memperkenalkan profil prodi, kurikulum, serta prospek lulusan di setiap program studi. Para Kaprodi dan Sekprodi menjelaskan peluang karier lulusan FUAD di berbagai bidang, baik sebagai akademisi, praktisi dakwah, peneliti, pendidik, maupun profesi lain yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.
Selain itu, peserta kunjungan mendapatkan penjelasan mengenai berbagai skema beasiswa yang tersedia di UIN Jurai Siwo Lampung dan FUAD, baik beasiswa dari pemerintah, institusi, maupun pihak eksternal. Informasi tersebut disampaikan sebagai bentuk komitmen kampus dalam memberikan akses pendidikan tinggi yang inklusif dan terjangkau bagi calon mahasiswa berprestasi maupun yang memiliki keterbatasan ekonomi.
Kegiatan studi banding dan kunjungan edukatif ini ditutup dengan peninjauan lingkungan fakultas dan fasilitas pendukung pembelajaran. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kerja sama yang berkelanjutan antara Yayasan Nurul Hakim Madani Pondok Pesantren Baitul Qur’an Madani Metro dan FUAD UIN Jurai Siwo Lampung dalam mendukung pengembangan pendidikan Islam yang adaptif, berkualitas, dan kolaboratif.
(AA/WM – Humas FUAD)
