Metro, 23 September— Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) UIN Jurai Siwo Lampung menggelar Sosialisasi Penggunaan E-Learning Management System (LMS) bagi dosen pengampu mata kuliah. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat FUAD UIN Jurai Siwo Lampung dan dihadiri oleh seluruh dosen pengampu mata kuliah di lingkungan FUAD.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Dekan FUAD, Dr. Albarra Sarbaini, M.Pd. Sosialisasi menjadi bagian dari upaya fakultas dalam memperkuat pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran sekaligus mendorong peningkatan kualitas tata kelola pembelajaran di lingkungan FUAD.
Dalam arahannya, Dekan FUAD menekankan bahwa pemanfaatan E-Learning Management System perlu menjadi bagian integral dari pelaksanaan pembelajaran. Menurutnya, penggunaan sistem pembelajaran digital tidak hanya berkaitan dengan pemanfaatan teknologi, tetapi juga menjadi instrumen untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan kualitas interaksi akademik antara dosen dan mahasiswa.
“Penggunaan E-Learning Management System menjadi penting untuk mengkualitaskan proses belajar-mengajar di lingkungan FUAD. Kita perlu memastikan bahwa teknologi yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif, terstruktur, dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” ujar Dr. Albarra Sarbaini.
Lebih lanjut, Dekan menjelaskan bahwa optimalisasi LMS diharapkan dapat membantu dosen dalam mengelola berbagai aktivitas pembelajaran, mulai dari penyampaian materi, pemberian tugas, pengelolaan aktivitas mahasiswa, hingga dokumentasi proses pembelajaran. Dengan demikian, proses pembelajaran dapat berlangsung secara lebih sistematis dan terdokumentasi.
Sosialisasi kemudian dipandu oleh Fadhil Hardiansyah, M.Pd. dan Wawan Trans Pujianto, M.Kom.I. Keduanya memberikan penjelasan teknis mengenai penggunaan E-Learning Management System, termasuk berbagai fitur yang dapat dimanfaatkan oleh dosen dalam menunjang kegiatan perkuliahan.
Para dosen pengampu mata kuliah mengikuti kegiatan dengan aktif. Selain memperoleh penjelasan mengenai sistem, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk memahami secara langsung mekanisme penggunaan berbagai fitur yang tersedia dalam LMS serta mendiskusikan kendala teknis yang mungkin ditemui dalam penerapannya.
Fadhil Hardiansyah menjelaskan bahwa penguasaan terhadap sistem menjadi salah satu faktor penting agar LMS dapat dimanfaatkan secara maksimal. Menurutnya, dosen tidak hanya perlu mengetahui fungsi dasar sistem, tetapi juga memahami bagaimana mengintegrasikan LMS ke dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran.
Sementara itu, Wawan Trans Pujianto memberikan pendampingan teknis agar para dosen dapat mengoperasikan sistem sesuai dengan kebutuhan perkuliahan masing-masing. Pendampingan tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi dosen dalam mengelola aktivitas akademik berbasis digital.
Sosialisasi ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen FUAD UIN Jurai Siwo Lampung dalam mengembangkan ekosistem pembelajaran yang memanfaatkan teknologi informasi. Implementasi E-Learning Management System diharapkan tidak berhenti pada penggunaan platform semata, tetapi mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan mutu proses pembelajaran.
Melalui kegiatan tersebut, FUAD mendorong seluruh dosen pengampu mata kuliah untuk mengoptimalkan penggunaan LMS dalam kegiatan perkuliahan. Pemanfaatan sistem secara konsisten diharapkan dapat mendukung terciptanya proses pembelajaran yang lebih efektif, transparan, terdokumentasi, dan sesuai dengan tuntutan transformasi digital pendidikan tinggi.
Kegiatan sosialisasi berlangsung dalam suasana interaktif dengan adanya pemaparan materi, praktik penggunaan sistem, serta diskusi antara narasumber dan para dosen pengampu mata kuliah di lingkungan FUAD UIN Jurai Siwo Lampung. (AA)
