Metro, Lampung — Kabar menggembirakan datang dari penyelenggaraan FUAD Islamic Creativity Festival (FUADIC) II Tahun 2026 yang digelar Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) UIN Jurai Siwo Lampung di Gedung Academic Center (GAC). Dalam sambutannya, Rektor UIN Jurai Siwo Lampung, Prof. Dr. Ida Umami, M.Pd., Kons., menyampaikan komitmen untuk memberikan garansi beasiswa bagi seluruh peserta FUADIC, baik yang meraih kemenangan maupun yang belum berhasil menjadi juara, sekaligus mengajak generasi muda melanjutkan pendidikan tinggi di UIN Jurai Siwo Lampung.
Pernyataan tersebut menjadi salah satu sorotan utama dalam kegiatan yang menghadirkan ratusan peserta untuk berkompetisi dan menampilkan kreativitas di berbagai bidang, mulai dari seni, dakwah, sastra, perfilman, hingga seni Islami. FUADIC II Tahun 2026 menjadi ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat, mengembangkan potensi, dan membangun kepercayaan diri melalui kompetisi yang positif.
Kegiatan ini dihadiri Rektor UIN Jurai Siwo Lampung, Prof. Dr. Ida Umami, M.Pd., Kons.; Wakil Rektor I, Prof. Dr. Dedi Irwansyah, M.Hum.; Wakil Rektor II, Dr. Yudiyanto, M.Pd.; Kepala Biro Administrasi Umum dan Keuangan (AKU), Dr. Win Hartan, S.Ag., M.Pd.; Dekan Fakultas Syariah, Prof. Husnul Fatarib, Ph.D.; Dekan FUAD, Dr. Albarra Sarbaini, M.Pd.; Ketua Panitia FUADIC II, Dr. Muhajir, M.Kom.I.; serta tamu undangan dan peserta dari berbagai kategori perlombaan.
Dalam sambutannya, Rektor UIN Jurai Siwo Lampung, Prof. Dr. Ida Umami, M.Pd., Kons., mengajak seluruh peserta FUADIC untuk melanjutkan pendidikan tinggi dan bergabung menjadi bagian dari keluarga besar UIN Jurai Siwo Lampung.
Rektor juga menyampaikan kabar mengenai garansi beasiswa bagi seluruh peserta, tanpa membedakan apakah mereka berhasil meraih juara atau belum memperoleh kemenangan dalam perlombaan.
Pesan tersebut menegaskan bahwa partisipasi, keberanian untuk mencoba, dan semangat mengembangkan potensi merupakan hal yang patut diapresiasi. Melalui kesempatan ini, peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman berkompetisi, tetapi juga didorong untuk melihat pendidikan tinggi sebagai langkah penting dalam meraih masa depan.
Ajakan tersebut sekaligus memperkenalkan UIN Jurai Siwo Lampung sebagai pilihan bagi generasi muda yang ingin mengembangkan kemampuan akademik, keterampilan, kreativitas, dan karakter keislaman.
Informasi mengenai mekanisme, persyaratan, cakupan, dan tahapan memperoleh beasiswa selanjutnya perlu merujuk pada ketentuan resmi universitas.
Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah, Dr. Albarra Sarbaini, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan pentingnya FUADIC sebagai wadah untuk mengembangkan bakat, minat, dan kreativitas mahasiswa serta generasi muda.
Menurutnya, perkembangan zaman menuntut generasi muda untuk tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kreativitas, keterampilan komunikasi, kepercayaan diri, dan kemampuan menghasilkan karya yang bermanfaat.
FUADIC dihadirkan sebagai ruang ekspresi sekaligus pembelajaran agar peserta dapat mengasah kemampuan, menjalin persahabatan, dan membangun semangat berkompetisi secara sehat. Berbagai cabang lomba yang diselenggarakan memberikan kesempatan kepada peserta untuk menunjukkan potensi sesuai dengan minat dan keunggulan masing-masing.
Dekan FUAD juga mengajak para peserta untuk mempertimbangkan UIN Jurai Siwo Lampung sebagai tempat melanjutkan studi, khususnya Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah.
Ia berharap, melalui FUADIC, semakin banyak generasi muda yang mengenal lingkungan akademik FUAD serta tertarik mengembangkan diri dalam bidang keilmuan keislaman, komunikasi, dakwah, seni, media, dan industri kreatif.
Dengan demikian, FUADIC tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat hubungan antara perguruan tinggi dengan sekolah dan generasi muda di masyarakat.
Ketua Panitia FUADIC II Tahun 2026, Dr. Muhajir, M.Kom.I., menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Secara khusus, ia mengucapkan terima kasih kepada Rektor UIN Jurai Siwo Lampung atas dukungan terhadap kegiatan, Dekan FUAD beserta jajaran fakultas, seluruh panitia pelaksana, serta para sponsor dan media partner yang turut menyukseskan FUADIC II Tahun 2026.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan festival membutuhkan kerja sama, koordinasi, dan kontribusi berbagai pihak. Dukungan tersebut memungkinkan panitia menghadirkan kegiatan yang memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkompetisi, berkarya, dan mengembangkan potensi.
Apresiasi juga diberikan kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan antusiasme dalam mengikuti berbagai cabang perlombaan. Partisipasi mereka menjadi bagian penting dari semangat FUADIC sebagai festival kreativitas yang mengedepankan potensi, sportivitas, dan nilai-nilai keislaman.
FUADIC II Tahun 2026 menghadirkan partisipasi peserta dalam sembilan cabang perlombaan. Berdasarkan data panitia, jumlah partisipasi yang dilaporkan mencapai 238 peserta dalam kategori individu dan tim, dengan rincian sebagai berikut:
-
Lomba Solo Song: 33 orang.
-
Lomba Da’i dan Da’iyah: 42 orang.
-
Lomba Puisi: 39 orang.
-
Lomba Storytelling Sirah Nabawiyah: 24 orang.
-
Lomba Film: 7 tim.
-
Lomba Hadroh: 8 tim.
-
Musabaqah Hifzil Qur’an (MHQ): 57 orang.
-
Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ): 16 tim.
-
Lomba Fashion Show: 9 orang.
Beragam kategori tersebut menunjukkan luasnya ruang kreativitas yang dihadirkan FUADIC. Peserta tidak hanya berkompetisi dalam bidang seni dan pertunjukan, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kemampuan dakwah, sastra, perfilman, serta kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Lomba Solo Song, Puisi, dan Storytelling Sirah Nabawiyah memberikan ruang bagi peserta untuk mengasah ekspresi, penghayatan, dan kemampuan menyampaikan pesan kepada khalayak. Lomba film menjadi wadah kreativitas audiovisual, sedangkan hadroh memberikan kesempatan untuk menampilkan seni musik Islami.
Sementara itu, cabang Da’i dan Da’iyah, MHQ, serta MSQ mendorong pengembangan kemampuan dakwah, hafalan, pemahaman, dan penyampaian pesan-pesan Al-Qur’an. Adapun lomba fashion show menjadi ruang untuk menampilkan kreativitas, kepercayaan diri, dan ekspresi dalam berbusana.
Keberagaman cabang perlombaan tersebut memperlihatkan bahwa pengembangan generasi muda dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan, dengan tetap mengedepankan nilai-nilai pendidikan, etika, dan keislaman.
Penyelenggaraan FUADIC II Tahun 2026 menjadi bagian dari upaya Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah UIN Jurai Siwo Lampung dalam menghadirkan kegiatan yang menghubungkan pendidikan tinggi dengan kreativitas generasi muda.
Melalui festival ini, peserta mendapatkan kesempatan untuk memperluas pengalaman, mengembangkan keterampilan, membangun jejaring, dan mengenal lingkungan perguruan tinggi. Bagi fakultas, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkenalkan bidang keilmuan serta peluang pengembangan diri yang tersedia di FUAD.
Dukungan pimpinan universitas, sivitas akademika, sponsor, dan media partner turut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan. Sinergi tersebut diharapkan dapat terus berkembang sehingga FUADIC menjadi agenda yang berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi pendidikan serta pengembangan kreativitas generasi muda.
Dengan semangat kreativitas, sportivitas, dan nilai-nilai keislaman, FUADIC II Tahun 2026 diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya berani berkompetisi, tetapi juga siap berkarya, berprestasi, dan berkontribusi bagi masyarakat.
Melalui FUADIC, FUAD UIN Jurai Siwo Lampung menegaskan komitmennya untuk membuka ruang bagi kreativitas generasi muda sekaligus mendorong mereka melangkah menuju pendidikan tinggi dan masa depan yang lebih baik. (AA)
