Metro (18/11/2025) — Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) UIN Jurai Siwo Lampung menerima kunjungan akademik dari FUAD UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dalam rangka kegiatan visiting lecturer dan sharing session. Kegiatan ini menjadi bentuk penguatan kerja sama serta kolaborasi pengembangan kelembagaan antara kedua fakultas.
Kegiatan dimulai dengan penyambutan rombongan di Kampus I, Gedung Rektorat Ruang Syaifudin Zuhri. Hadir dalam prosesi penyambutan tersebut,
- Wakil Rektor I Prof. Dr. Dedi Irwansyah, M.Hum.
- Wakil Rektor II Yudiyanto, M.Si.
- Dekan FUAD Dr. Albarra Sarbaini, M.Pd.
- Wakil Dekan I Dr. Khoirurrijal, S.Ag., MA.,
- Wakil Dekan II Dr. Astuti Patminingsih, S.Ag., M.Sos.I.
- Wakil Dekan III Hemlan Elhany, S.Ag., M.Ag.
- Kabag TU FUAD Drs. Miftakhul Abidin
- para Kaprodi, Sekprodi, serta Tim Manajemen FUAD UIN Jurai Siwo Lampung.
Adapun tamu yang hadir dari FUAD UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu yaitu,
- Wakil Dekan I Dr. Rahmat Ramdani, M.Sos.I.
- Sekretaris Jurusan Adab Ahmad Abas Musofa, M.Ag.
- Koordinator Program Studi KPI Musyaffa, M.Sos.
- Dosen Ilmu Hadis H. Syahidin, Lc., MA.
- Dosen Manajemen Dakwah Dwi Afriyanto, M.Pd.
Acara diawali dengan sambutan oleh Wakil Dekan I FUAD UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu yang memperkenalkan rombongan serta menjelaskan maksud kunjungan akademik tersebut. Sambutan berikutnya disampaikan Dekan FUAD UIN Jurai Siwo Lampung, Dr. Albarra Sarbaini, M.Pd., yang mengapresiasi kemitraan dan berharap kolaborasi antar fakultas terus berkembang pada kegiatan tridharma perguruan tinggi.
Sambutan terakhir disampaikan Wakil Rektor I Prof. Dr. Dedi Irwansyah, M.Hum., yang menyoroti pentingnya kehadiran dan interaksi langsung dalam kegiatan akademik. Beliau menegaskan bahwa atmosfer pembelajaran tidak hanya terbangun dari materi, tetapi juga melalui gestur, aroma, dan kedekatan yang sulit tergantikan oleh pembelajaran daring. Beliau juga menyinggung bahwa karakter kelembutan, keramahan, dan sifat protektif—yang secara simbolik banyak dikaitkan dengan karakteristik feminin—merupakan nilai penting yang perlu terus dihidupkan dalam lingkungan akademik, serta memberikan apresiasi atas komitmen rombongan yang berkenan hadir secara langsung ke UIN Jurai Siwo Lampung.
Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata antara kedua fakultas sebagai bentuk penghargaan dan penguatan hubungan kerja sama. Setelah sesi foto bersama, rombongan bergeser menuju Kampus 2 Gedung GKT untuk melanjutkan rangkaian agenda berikutnya.
Di Kampus II, kegiatan berlanjut dalam bentuk sharing session yang diselenggarakan di Ruang Rapat FUAD UIN Jurai Siwo Lampung.
Wakil Dekan I FUAD UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu membuka sesi dengan memaparkan kondisi fakultas mereka, termasuk program pengembangan dan dinamika akademik yang sedang berjalan.
Sesi kemudian dilanjutkan oleh Wakil Dekan I FUAD UIN Jurai Siwo Lampung yang menyampaikan berbagai inovasi, capaian, dan tantangan fakultas. Pertukaran gagasan ini berlangsung hangat dan produktif, memberikan ruang bagi kedua belah pihak untuk saling belajar dan memperkuat strategi pengembangan fakultas masing-masing.
Selanjutnya kegiatan visiting lecture yang dibagi ke dua ruangan. Di ruang GKT 3.10, Koordinator Prodi KPI Musyaffa, M.Sos. dan Dosen Manajemen Dakwah Dwi Afriyanto, M.Pd. bersama Kaprodi KPI Agam Anantama, M.I.Kom. mengisi sesi diskusi dengan pembahasan mengenai pentingnya pengenalan dakwah kepada generasi Z. Keduanya menekankan bahwa pendekatan dakwah kekinian harus adaptif terhadap karakter, budaya digital, serta pola komunikasi generasi muda.
Sementara itu di ruang GKT 2.10, Dosen Ilmu Hadis H. Syahidin, Lc., MA. bersama Kaprodi Ilmu Hadis Muhammad Fauzhan ‘Azima, M.Ag. melaksanakan visiting lecture dengan fokus bahasan mengenai motivasi dan urgensi studi hadis. Dalam penyampaiannya, H. Syahidin, Lc., MA. menjelaskan bahwa mempelajari hadis merupakan salah satu bentuk nyata kecintaan kepada Nabi. Membaca, menghafal, memahami, serta mendakwahkan hadis merupakan amalan yang membawa keberkahan di dunia dan akhirat. Ia juga menegaskan kedudukan hadis sebagai fondasi penting dalam kajian Islam, termasuk bahwa ilmu fiqih tidak dapat berdiri tanpa adanya hadis sebagai rujukan utama.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan penuh kehangatan akademik. Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan kelembagaan serta membuka peluang kolaborasi riset, pengajaran, dan pengabdian masyarakat di masa mendatang antara FUAD UIN Jurai Siwo Lampung dan FUAD UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
