FUAD UIN Jusila Selenggarakan Kegiatan Peningkatan Kompetensi Dosen dalam Penulisan Buku Ajar dan Buku Referensi

Metro, 20 Oktober 2026 — Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) UIN Jurai Siwo Lampung menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kompetensi Dosen dalam Pembuatan Buku Ajar dan Buku Referensi dengan tema “Dari Gagasan Menjadi Karya: Akselerasi Kompetensi Dosen dalam Penulisan Buku Ajar dan Buku Referensi yang Berkualitas.” Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 20 Oktober 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, dengan menghadirkan Elin Wiji, Creative Executive Agree Media, dan Dr. Oriza Agustin, M.Si., sebagai narasumber.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dosen dalam mengembangkan gagasan akademik menjadi karya tulis yang berkualitas, sistematis, dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran serta perkembangan ilmu pengetahuan. Melalui kegiatan ini, para dosen di lingkungan FUAD diharapkan dapat memperkuat budaya akademik melalui penulisan dan penerbitan buku ajar maupun buku referensi.

Dalam sambutannya, Dekan FUAD, Dr. Albarra Sarbaini, menegaskan bahwa kualitas keilmuan seseorang dapat tercermin dari kontribusi intelektual yang diwujudkan melalui karya tulis. Ia mencontohkan para pemikir besar, seperti Imam Al-Ghazali dan Al-Farabi, yang pemikiran serta gagasannya tetap dikenal dan dipelajari hingga saat ini melalui karya-karya yang mereka hasilkan.

“Kualitas keilmuan seseorang dapat diukur dari seberapa banyak karya tulis yang dihasilkan dan sejauh mana karya tersebut memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan. Imam Al-Ghazali, Al-Farabi, dan para pemikir besar lainnya tetap dikenang hingga hari ini karena warisan intelektual yang mereka tuangkan dalam tulisan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Dekan FUAD menekankan bahwa penulisan karya akademik merupakan bagian penting dalam pengembangan karier dosen. Menurutnya, sekitar 45 persen penilaian karier akademik dosen berkaitan dengan karya akademik, salah satunya berupa buku. Oleh karena itu, kemampuan menulis buku ajar dan buku referensi perlu terus ditingkatkan sebagai bagian dari tanggung jawab profesional dosen dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi.

Kehadiran kedua narasumber memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperluas wawasan mengenai proses pengembangan gagasan, penyusunan naskah, hingga upaya menghasilkan buku yang berkualitas dan memiliki nilai akademik. Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi dosen untuk memperkuat keterampilan menulis serta memahami pentingnya pengelolaan karya ilmiah agar dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa, sivitas akademika, dan masyarakat luas.

 

Sepanjang kegiatan, para dosen di lingkungan FUAD mengikuti sesi dengan antusias. Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan menarik, ditandai dengan keterlibatan peserta dalam menyimak materi serta mendiskusikan berbagai hal terkait pengembangan dan penulisan buku akademik.

Melalui kegiatan ini, FUAD UIN Jurai Siwo Lampung berharap para dosen semakin termotivasi untuk mengembangkan gagasan dan hasil pemikiran menjadi karya tulis yang terstruktur, bermutu, dan berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan. Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam memperkuat budaya literasi akademik, meningkatkan produktivitas publikasi dosen, serta mendorong lahirnya buku ajar dan buku referensi yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi. (AA)